METRO BAUBAU
BAUBAU-Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menyumbang Rp 15 juta untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas. Bantuan Tersebut diberikan langsung Walikota Baubau, MZ Amirul Tamim.
BUTON RAYA
PASARWAJO-Tahun ini Program Farmer Empowerment Through Agricultural Technology and Information (FEATI) atau Program Pemberdayaan Petani Melalui Teknologi dan Informasi di Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Buton,
Website Fajar
EKONOMI & BISNIS
Baubau-Ereke Masih Putus
BURANGA-Meski kondisi jalan Maligano-Ereke rusak parah, namun akses tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Hal ini telah dibuktikan oleh Nurli, warga Kabupaten Muna yang memilih jalur darat ke Ereke menggunakan sepeda motornya, Minggu (29/8).
Website Fajar
OPINI
(Suatu Kebutuhan atau Keinginan)
Oleh : La Ode Muh Anzal Dalam media ini juga edisi (Juma’t 30 Juli 2010) kepala dinas kesehatan Kabupaten Wakatobi telah mengangkat 81 tenaga honor dengan kualifikasi tamatan SMU/sederajat untuk dimagangkan
IKLAN / SIRKULASI
Jalan : Teuku Umar No.3 Baubau
Telp : (0420)2826686
Faks : (0420)2826556
Untitled Document
  PROFIL
Harian
RADAR BUTON
Penyalur Aspirasi Rakyat Buton Raya
Alamat: Jalan Teuku Umar No. 3 Telp (0402) 2826686/Faks (0402) 2826556
SASARAN PEMBACA & KEUNGGULAN
Harian RADAR BUTON, adalah satu-satunya koran harian lokal di Wilayah Buton Raya, yang sekarang sedang diperjuangkan menjadi Provinsi Buton Raya, mekar dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Buton Raya sendiri terdiri dari Kota Baubau, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Bombana dan Kabupaten Muna. Sejak terbit perdana 14 Januari 2008 lalu, Radar Buton langsung menjadi bacaan utama masyarakat Buton Raya yang sedang memperjuangkan provinsi Buton Raya. Apalagi, Radar Buton hadir dengan mengusung isu-isu lokal yang memang sudah lama dinantikan masyarakat, dan dijadikan alat untuk mewujudkan perjuangan provinsi Buton Raya.

Mengusung tema sebagai koran lokal, sudah tentu pasar-pasar yang dituju hingga dipedesaan. Tidak heran, walaupun baru seumur jagung, namun mendapat kepercayaan yang begitu besar dari lapisan masyarakat, baik eksekutif, legislative, yudikatif, profesional, pengusaha dan yang bergelut dalam dunia pendidikan.

Tidak berlebihan kalau kemudian koran ini mengusung slogan "Penyalur Aspirasi Rakyat Buton Raya", karena semua pemberitaan yang diangkat setiap harinya, memang informasi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Dan inilah keunggulan koran ini, yang tidak dimiliki koran-koran lain yang beredar di Buton Raya. Karena itu, Radar Buton sangat efektif bila dijadikan mitra untuk beriklan atau berpromosi untuk pasar Buton Raya.
HALAMAN & RUBRIKASI
1. Halaman Utama
2. Metro Bau-Bau
3. Buton Raya
4. Radar Wakatobi
5. Ekonomi & Bisnis
6. Opini
7. Radar Remaja
8. Tren
9. Olahraga
10. Radar Sultra
11. Radar Muna
12. Politik
13. Aneka - Nasional
Selayang Pandang Buton Raya
Buton Raya adalah bekas wilayah Kesultanan Buton yang berdiri awal abad ke-15 (1401-1499) dan berpusat di Kota Baubau. Kini Buton sedang dipersiapkan menjadi satu Provinsi yang merupakan pemekaran Provinsi Sulawesi Tenggara dengan wilayah cakupan, Kota Baubau, Kabupaten Buton, Buton Utara, Buton Tengah, Buton Selatan dan Wakatobi serta Kabupaten Bombana dan Muna dengan rencana Ibukota di Baubau. Buton dikenal dalam Sejarah Nasional karena telah tercatat dalam naskah Negara Kertagama Karya Prapanca pada Tahun 1365 Masehi dengan menyebut Buton atau Butuni. Rajanya bergelar Yang Mulia Mahaguru.

Cikal bakal negeri Buton untuk menjadi sebuah Kerajaan pertama kali dirintis oleh kelompok Mia Patamiana (si empat orang) Sipanjonga, Simalui, Sitamanajo, Sijawangkati yang oleh sumber lisan di Buton mereka berasal dari Semenanjung Tanah Melayu pada akhir abad ke – 13. Dalam periodisasi sejarah Buton tercatat dua Fase penting yaitu masa Pemerintahan Kerajaan sejak tahun 1332 sampai pertengahan abad ke – 16 dan masa Pemerintahan Kesultanan sejak masuknya agama Islam di Kerajaan Buton tahun 948 Hijriah (1542 Masehi) bersamaan dilantiknya Lakilaponto sebagai Sultan Buton I dengan Gelar Sultan Murhum Kaimuddin Khalifatul Khamis sampai pada Muhammad Falihi Kaimuddin sebagai Sultan Buton ke–38 yang berakhir tahun 1960.

Kejayaan masa Kerajaan/Kesultanan Buton (sejak berdiri tahun 1332 dan berakhir tahun 1960) berlangsung ± 600 tahun, banyak meninggalkan warisan masa lalu yang sangat gemilang, sampai saat ini masih dapat kita saksikan berupa peninggalan sejarah, budaya dan arkeologi. Wilayah bekas Kesultanan Buton telah berdiri beberapa daerah kabupaten dan kota yaitu: Kabupaten Buton, Kabupaten Muna, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Bombana, Kabupaten Buton Utara, Buton Tengah, Buton Selatan dan Kota Baubau (terdapat Benteng Keraton Kesultanan Buton) Kota Baubau sebagai calon ibukota Provinsi Buton Raya, kini sedang berbenah. Untuk memasuki kota peninggalan kesultanan Buton yang kaya objek wisata sejarah itu, kita melalui udara dan laut. Untuk pintu Udara dengan menggunakan Pesawat Merpati dari Makassar ke Baubau dengan waktu tempuh kurang dari satu jam. Dalam perkembangan landasan pacu Bandara yang baru selesai diperpanjang itu kini kembali dilirik maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan Trigana Air.

Melalui pintu laut dengan menggunakan kapal Pelni yang menyinggahi Pelabuhan Murhum Baubau sebanyak 23 kali dalam sebulan. Lamanya perjalanan laut dari Jakarta ke Baubau hanya ditempuh 3 hari, sedangkan dari Makassar ditempuh selama 13 jam. Beberapa kapal milik negara yang dikelola perusahaan PT Pelni melayani pelayaran regular kota-kota di Indonesia singah di Kota Baubau, antara lain Jakarta, Surabaya, Semarang, Makassar, Ambon, Ternate, Namlea, Bitung, Bima, Benoa, Labuan Bajo, Balikpapan, Kijang, Fak-Fak, Kaimana, Banda, Tual, Luwuk, Gorontalo Jayapura, Dobo, dll.

Sementara Kapal Pelni saat ini beroperasi di pelabuhan Murhum Baubau, di antaranya KM Lambelu, KM Sinabung, KM Bukit Siguntang, KM Tilongkabila, KM Dolo Ronda, KM Kerinci, KM Ciremai, KM Umsini. KM Kalimutu dan KM Ngapulu,KM.Dharma kencana.
PROFIL PERUSAHAAN
Penerbit
:
PT Radar Buton
Pembina
:
HM Alwi Hamu
Komisaris Utama
:
H Syamsu Nur
Komisaris
:
Muh Ridwan Arief
Direktur Utama
:
Purwanto S
Direktur/Pemimpin Redaksi
:
Ramli Akhmad
Manager Bisnis/Keuangan
:
La Witiri
Redaktur Pelaksana
:
Irwansyah Amunu
Sirkulasi
:
Jabaruddin
Iklan
:
Wahyu Yulianti
Keuangan
:
Wa Ode Lucy
Terbit Perdana
:
14 Januari 2008
Email
:
radarbuton.koran505.gmail.com
Website
:
www.radarbuton.com
Alamat Redaksi
:
Jl Teuku Umar No. 3 Baubau
Tlp (0402) 2826686
Fax (0402) 2826556
Perwakilan Jakarta
:
Komp Widuri Indah blok A-3
Jl. Palmerah Barat No.353 A
Jakarta 12210 Tlp (021) 5330976
PROFIL PEMBACA
PENGELUARAN
  < 500.000 1 persen
  500.000 – 700.000 4 persen
  1.000.000 – 1.500.000 6 persen
  1.500.000 – 2.000.000 8 persen
  2.000.000 – 2.500.000 11 persen
  2.500.000 – 3.500.000 18 persen
  3.500.000 – 5.000.000 32 persen
  > 5.000.000 20 persen
     
SEKS
  Pria 65 Persen
  Perempuan 35 Persen
     
USIA
  16 – 20 2 Persen
  21 – 25 7 Persen
  26 – 30 11 Persen
  31 – 35 14 Persen
  36 – 40 22 Persen
  41 – 45 19 Persen
  46 – 50 15 Persen
  51 -- 10 Persen
     
PEKERJAAN
  Pelajar 5 Persen
  Mahasiswa 8 Persen
  Akademisi 11 Persen
  Petani 5 Persen
  Pengusaha 16 Persen
  Ibu Rumah Tangga 14 Persen
  Karyawan/Pegawai Negeri/TNI/Polri 34 Persen
  Lain-lain 7 Persen
     
TINGKAT PENDIDIKAN
  SD 1 persen
  SLTP 5 persen
  SLTA 37 persen
  Diploma 25 persen
  Sarjana 33 persen
MANAJEMEN FAJAR GROUP/JAWA POS GROUP
Harian RADAR BUTON dikelola secara profesional oleh manajemen PT Radar Buton, sebuah perusahaan di bawah payung Media Fajar Group/Jawa Pos Group. Manajemen ini terbukti berhasil mengelola lebih dari 150 penerbitan koran dan majalah di seluruh provinsi di Indonesia.
VISI DAN MISI
Visi
Menjadi Koran Terkemuka di Kawasan Buton Raya yang Dikelola Secara Profesional dengan Memberitakan Peristiwa Terkini yang Mampu Menggugah Kesadaran Intelektual Masyarakat Kelas Menengah ke Atas.

Misi
1. Memaparkan secara tuntas dan lengkap peristiwa sehari-hari yang relevan dan bersifat membangun.
2. Memaparkan dan menganalisis secara tuntas dan mendalam prospek bisnis, ekenomi, politik, pendidikan, olahraga dan sosial budaya..
3. Melakukan kontrol sosial secara kritis dan independen terhadap pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan.
4. Mendukung investasi dan perkembangan dunia usaha tanpa mengabaikan dampak sosialnya.
5. Menegakkan integritas dan kredibilitas jurnalis yang tergabung di dalamnya.
ADVERTORIAL
RADAR BUTON menyediakan space khusus advertorial baik berwarna maupun hitam putih, dengan sajian informasi secara detail tentang produk/jasa, atau perusahaan, lembaga dan lain-lain. Dengan sajian advertorial produsen dapat berbicara lebih mendalam, lebih rinci dan sistimatis dan lebih objektif kepada pembaca tentang produk yang dihasilkannya. Keuanggulan lain advertorial, dapat dibaca sebagai berita dan menambah pengetahuan serta hiburan karena penyajiannya menarik dengan bahasa yang komunikatif.
SFESIFIKASI
kuran Junior Broadsheet 540 mm X 7 kolom
HALAMAN
Edisi setiap hari 12 halaman, 2 halaman warna
Jumlah kolom 7 kolom
Periode Terbit 6 kali sepekan
SEGMENTASI
Internasional 1 Persen
Berita Nasional 7 Persen
Berita Regional Sultra 10 Persen
Berita Lokal 82 Persen
TARIF IKLAN
Umum/Displey (FC) Rp 15.000 / MM / Kolom
Umum/Displey (BW) Rp 10.000 / MM / Kolom
Iklan Baris Rp 3.000 / Baris / Terbit
Advertorial (FC) Rp 15 Juta / Halaman / Terbit
Advertorial (BW) Rp 8 Juta / Halaman / Terbit
Society (FC) Rp 4 Juta / Halaman / Terbit
Society (BW) Rp 2,5 Juta / Halaman / Terbit
TARIF KORAN
Langganan : Rp 45 Ribu / Bulan
Eceran : Rp 2.500 / Eks