Harian
RADAR BUTON
Penyalur Aspirasi Rakyat Buton Raya
Alamat: Jalan Teuku Umar No. 3 Telp (0402) 2826686/Faks (0402) 2826556 |
| SASARAN PEMBACA & KEUNGGULAN |
Harian RADAR BUTON, adalah satu-satunya koran harian lokal di Wilayah Buton Raya, yang sekarang sedang diperjuangkan menjadi Provinsi Buton Raya, mekar dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Buton Raya sendiri
terdiri dari Kota Baubau, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Utara,
Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Bombana dan Kabupaten Muna. Sejak terbit perdana 14 Januari 2008 lalu, Radar Buton langsung menjadi bacaan utama masyarakat Buton Raya yang sedang memperjuangkan provinsi Buton Raya. Apalagi, Radar Buton hadir dengan mengusung isu-isu lokal yang memang sudah lama dinantikan masyarakat, dan dijadikan alat untuk mewujudkan perjuangan provinsi Buton Raya.
Mengusung tema sebagai koran lokal, sudah tentu pasar-pasar yang
dituju hingga dipedesaan. Tidak heran, walaupun baru seumur jagung,
namun mendapat kepercayaan yang begitu besar dari lapisan masyarakat,
baik eksekutif, legislative, yudikatif, profesional, pengusaha dan
yang bergelut dalam dunia pendidikan.
Tidak berlebihan kalau kemudian koran ini mengusung slogan "Penyalur
Aspirasi Rakyat Buton Raya", karena semua pemberitaan yang diangkat
setiap harinya, memang informasi yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Dan inilah keunggulan koran ini, yang tidak dimiliki koran-koran lain
yang beredar di Buton Raya. Karena itu, Radar Buton sangat efektif
bila dijadikan mitra untuk beriklan atau berpromosi untuk pasar Buton
Raya. |
|
| HALAMAN & RUBRIKASI |
1. Halaman Utama
2. Metro Bau-Bau
3. Buton Raya
4. Radar Wakatobi
5. Ekonomi & Bisnis
6. Opini
7. Radar Remaja
8. Tren
9. Olahraga
10. Radar Sultra
11. Radar Muna
12. Politik
13. Aneka - Nasional |
|
| Selayang Pandang Buton Raya |
Buton Raya adalah bekas wilayah Kesultanan Buton yang berdiri awal
abad ke-15 (1401-1499) dan berpusat di Kota Baubau. Kini Buton sedang
dipersiapkan menjadi satu Provinsi yang merupakan pemekaran Provinsi
Sulawesi Tenggara dengan wilayah cakupan, Kota Baubau, Kabupaten
Buton, Buton Utara, Buton Tengah, Buton Selatan dan Wakatobi serta
Kabupaten Bombana dan Muna dengan rencana Ibukota di Baubau.
Buton dikenal dalam Sejarah Nasional karena telah tercatat dalam
naskah Negara Kertagama Karya Prapanca pada Tahun 1365 Masehi dengan
menyebut Buton atau Butuni. Rajanya bergelar Yang Mulia Mahaguru.
Cikal bakal negeri Buton untuk menjadi sebuah Kerajaan pertama kali
dirintis oleh kelompok Mia Patamiana (si empat orang) Sipanjonga,
Simalui, Sitamanajo, Sijawangkati yang oleh sumber lisan di Buton
mereka berasal dari Semenanjung Tanah Melayu pada akhir abad ke – 13.
Dalam periodisasi sejarah Buton tercatat dua Fase penting yaitu masa
Pemerintahan Kerajaan sejak tahun 1332 sampai pertengahan abad ke – 16
dan masa Pemerintahan Kesultanan sejak masuknya agama Islam di
Kerajaan Buton tahun 948 Hijriah (1542 Masehi) bersamaan dilantiknya
Lakilaponto sebagai Sultan Buton I dengan Gelar Sultan Murhum
Kaimuddin Khalifatul Khamis sampai pada Muhammad Falihi Kaimuddin
sebagai Sultan Buton ke–38 yang berakhir tahun 1960.
Kejayaan masa Kerajaan/Kesultanan Buton (sejak berdiri tahun 1332 dan
berakhir tahun 1960) berlangsung ± 600 tahun, banyak meninggalkan
warisan masa lalu yang sangat gemilang, sampai saat ini masih dapat
kita saksikan berupa peninggalan sejarah, budaya dan arkeologi.
Wilayah bekas Kesultanan Buton telah berdiri beberapa daerah kabupaten
dan kota yaitu: Kabupaten Buton, Kabupaten Muna, Kabupaten Wakatobi,
Kabupaten Bombana, Kabupaten Buton Utara, Buton Tengah, Buton Selatan
dan Kota Baubau (terdapat Benteng Keraton Kesultanan Buton)
Kota Baubau sebagai calon ibukota Provinsi Buton Raya, kini sedang
berbenah. Untuk memasuki kota peninggalan kesultanan Buton yang kaya
objek wisata sejarah itu, kita melalui udara dan laut. Untuk pintu
Udara dengan menggunakan Pesawat Merpati dari Makassar ke Baubau
dengan waktu tempuh kurang dari satu jam. Dalam perkembangan landasan
pacu Bandara yang baru selesai diperpanjang itu kini kembali dilirik
maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan Trigana Air.
Melalui pintu laut dengan menggunakan kapal Pelni yang menyinggahi
Pelabuhan Murhum Baubau sebanyak 23 kali dalam sebulan. Lamanya
perjalanan laut dari Jakarta ke Baubau hanya ditempuh 3 hari,
sedangkan dari Makassar ditempuh selama 13 jam. Beberapa kapal milik
negara yang dikelola perusahaan PT Pelni melayani pelayaran regular
kota-kota di Indonesia singah di Kota Baubau, antara lain Jakarta,
Surabaya, Semarang, Makassar, Ambon, Ternate, Namlea, Bitung, Bima,
Benoa, Labuan Bajo, Balikpapan, Kijang, Fak-Fak, Kaimana, Banda, Tual,
Luwuk, Gorontalo Jayapura, Dobo, dll.
Sementara Kapal Pelni saat ini beroperasi di pelabuhan Murhum Baubau,
di antaranya KM Lambelu, KM Sinabung, KM Bukit Siguntang, KM
Tilongkabila, KM Dolo Ronda, KM Kerinci, KM Ciremai, KM Umsini. KM
Kalimutu dan KM Ngapulu,KM.Dharma kencana. |
|
| PROFIL PERUSAHAAN |
| Penerbit |
: |
PT Radar Buton |
| Pembina |
: |
HM Alwi Hamu |
| Komisaris Utama |
: |
H Syamsu Nur |
| Komisaris |
: |
Muh Ridwan Arief |
| Direktur Utama |
: |
Purwanto S |
| Direktur/Pemimpin Redaksi |
: |
Ramli Akhmad |
| Manager Bisnis/Keuangan |
: |
La Witiri |
| Redaktur Pelaksana |
: |
Irwansyah Amunu |
| Sirkulasi |
: |
Jabaruddin |
| Iklan |
: |
Wahyu Yulianti |
| Keuangan |
: |
Wa Ode Lucy |
| Terbit Perdana |
: |
14 Januari 2008 |
| Email |
: |
radarbuton.koran505.gmail.com |
| Website |
: |
www.radarbuton.com |
| Alamat Redaksi |
: |
Jl Teuku Umar No. 3 Baubau
Tlp (0402) 2826686
Fax (0402) 2826556 |
| Perwakilan Jakarta |
: |
Komp Widuri Indah blok A-3
Jl. Palmerah Barat No.353 A
Jakarta 12210 Tlp (021) 5330976 |
|
|
| PROFIL PEMBACA |
| PENGELUARAN |
| |
< 500.000 |
1 persen |
| |
500.000 – 700.000 |
4 persen |
| |
1.000.000 – 1.500.000 |
6 persen |
| |
1.500.000 – 2.000.000 |
8 persen |
| |
2.000.000 – 2.500.000 |
11 persen |
| |
2.500.000 – 3.500.000 |
18 persen |
| |
3.500.000 – 5.000.000 |
32 persen |
| |
> 5.000.000 |
20 persen |
| |
|
|
| SEKS |
| |
Pria |
65 Persen |
| |
Perempuan |
35 Persen |
| |
|
|
| USIA |
| |
16 – 20 |
2 Persen |
| |
21 – 25 |
7 Persen |
| |
26 – 30 |
11 Persen |
| |
31 – 35 |
14 Persen |
| |
36 – 40 |
22 Persen |
| |
41 – 45 |
19 Persen |
| |
46 – 50 |
15 Persen |
| |
51 -- |
10 Persen |
| |
|
|
| PEKERJAAN |
| |
Pelajar |
5 Persen |
| |
Mahasiswa |
8 Persen |
| |
Akademisi |
11 Persen |
| |
Petani |
5 Persen |
| |
Pengusaha |
16 Persen |
| |
Ibu Rumah Tangga |
14 Persen |
| |
Karyawan/Pegawai Negeri/TNI/Polri |
34 Persen |
| |
Lain-lain |
7 Persen |
| |
|
|
| TINGKAT PENDIDIKAN |
| |
SD |
1 persen |
| |
SLTP |
5 persen |
| |
SLTA |
37 persen |
| |
Diploma |
25 persen |
| |
Sarjana |
33 persen |
|
| MANAJEMEN FAJAR GROUP/JAWA POS GROUP |
| Harian RADAR BUTON dikelola secara profesional oleh manajemen PT Radar
Buton, sebuah perusahaan di bawah payung Media Fajar Group/Jawa Pos
Group. Manajemen ini terbukti berhasil mengelola lebih dari 150
penerbitan koran dan majalah di seluruh provinsi di Indonesia. |
|
| VISI DAN MISI |
Visi
Menjadi Koran Terkemuka di Kawasan Buton Raya yang Dikelola Secara
Profesional dengan Memberitakan Peristiwa Terkini yang Mampu Menggugah
Kesadaran Intelektual Masyarakat Kelas Menengah ke Atas.
Misi
1. Memaparkan secara tuntas dan lengkap peristiwa sehari-hari yang relevan dan bersifat membangun.
2. Memaparkan dan menganalisis secara tuntas dan mendalam prospek bisnis, ekenomi, politik, pendidikan, olahraga dan sosial budaya..
3. Melakukan kontrol sosial secara kritis dan independen terhadap pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan.
4. Mendukung investasi dan perkembangan dunia usaha tanpa mengabaikan dampak sosialnya.
5. Menegakkan integritas dan kredibilitas jurnalis yang tergabung di dalamnya. |
|
| ADVERTORIAL |
| RADAR BUTON menyediakan space khusus advertorial baik berwarna maupun
hitam putih, dengan sajian informasi secara detail tentang
produk/jasa, atau perusahaan, lembaga dan lain-lain.
Dengan sajian advertorial produsen dapat berbicara lebih mendalam,
lebih rinci dan sistimatis dan lebih objektif kepada pembaca tentang
produk yang dihasilkannya. Keuanggulan lain advertorial, dapat dibaca
sebagai berita dan menambah pengetahuan serta hiburan karena
penyajiannya menarik dengan bahasa yang komunikatif. |
|
| SFESIFIKASI |
| kuran Junior Broadsheet 540 mm X 7 kolom |
|
| HALAMAN |
Edisi setiap hari 12 halaman, 2 halaman warna
Jumlah kolom 7 kolom
Periode Terbit 6 kali sepekan |
|
| SEGMENTASI |
Internasional 1 Persen
Berita Nasional 7 Persen
Berita Regional Sultra 10 Persen
Berita Lokal 82 Persen |
|
| TARIF IKLAN |
Umum/Displey (FC) Rp 15.000 / MM / Kolom
Umum/Displey (BW) Rp 10.000 / MM / Kolom
Iklan Baris Rp 3.000 / Baris / Terbit
Advertorial (FC) Rp 15 Juta / Halaman / Terbit
Advertorial (BW) Rp 8 Juta / Halaman / Terbit
Society (FC) Rp 4 Juta / Halaman / Terbit
Society (BW) Rp 2,5 Juta / Halaman / Terbit |
|
| TARIF KORAN |
Langganan : Rp 45 Ribu / Bulan
Eceran : Rp 2.500 / Eks |
|
| |
| |
| |