METRO BAUBAU
BAUBAU-Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menyumbang Rp 15 juta untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas. Bantuan Tersebut diberikan langsung Walikota Baubau, MZ Amirul Tamim.
BUTON RAYA
PASARWAJO-Tahun ini Program Farmer Empowerment Through Agricultural Technology and Information (FEATI) atau Program Pemberdayaan Petani Melalui Teknologi dan Informasi di Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Buton,
Website Fajar
EKONOMI & BISNIS
Baubau-Ereke Masih Putus
BURANGA-Meski kondisi jalan Maligano-Ereke rusak parah, namun akses tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Hal ini telah dibuktikan oleh Nurli, warga Kabupaten Muna yang memilih jalur darat ke Ereke menggunakan sepeda motornya, Minggu (29/8).
Website Fajar
OPINI
(Suatu Kebutuhan atau Keinginan)
Oleh : La Ode Muh Anzal Dalam media ini juga edisi (Juma’t 30 Juli 2010) kepala dinas kesehatan Kabupaten Wakatobi telah mengangkat 81 tenaga honor dengan kualifikasi tamatan SMU/sederajat untuk dimagangkan
IKLAN / SIRKULASI
Jalan : Teuku Umar No.3 Baubau
Telp : (0420)2826686
Faks : (0420)2826556
  OLAHRAGA
Kamis, 29 Jul 2010, | 44
Pemain Incaran Chelsea Diblok Premier League
London - Chelsea dikabarkan tinggal butuh selangkah lagi untuk mendapatkan gelandang Brasil, Ramires. Namun niatan itu bisa jadi akan bakal batal karena otoritas Premier League berencana memblok rencana pembelian itu.

Uang transfer senila 20 juta euro kabarnya sudah disepakati Chelsea untuk dipindahtangankan ke rekening Benfica sebagai syarat transfer Ramires. Sebagai tindaklanjutnya, pekan ini kedua pihak akan kembali bertemu untuk melakukan finalisasi.

Jika nantinya kedua pihak mencapai kata sepakat untuk memindahkan Ramires ke ke Stamford Bridge, ada satu masalah besar lain yang akan menghalangi The Blues. Soalnya otoritas Premier League berencana memblok rencanan kepindahan tersebut.

Alasan di balik upaya Premier League menghalangi Chelsea membeli Ramires terkait status kepemilikan gelandang Brasil berusia 23 tahun itu. Pesepakbola bernama lengkap Ramires Santos do Nascimento itu ternyata tak 100% dimiliki Benfica.

Dikutip dari TheSun, 50% kepemilikan Ramires ternyata dipegang oleh agen kontroversial, Kia Joorabchian. Sementara 30% lainnya dimiliki oleh agen lainnya Pini Zahavi.

Itu berarti, jika Chelsea menyepakati harga senilai 20 juta euro untuk Ramires, maka pihak Benfica hanya akan mendapat 20% saja atau sekitar 4 juta euro. Joorabchian akan mengantongi 10 juta euro, sementara Pini Zahavi kebagian enam juta euro.

Padahal Premier League sudah sejak dua tahun lalu melarang klub yang berlaga di Liga Inggris berstransaksi membeli pemain melalui pihak ketiga. Aturan tersebut dibuat menyusul kisruh pembelian Carlos Tevez dan Javier Mascherano dari West Ham United di tahun 2007 lalu. Kala itu nama Kia Joorabchian dan Pini Zahavi juga terlibat dalam kasus tersebut.

"Aturan kami sudah jelas soal hal ini - tak ada keterlibatan pihak ketiga diizinkan di Premier League. Jika transfernya tetap dilakukan, maka itu harus hanya melibatkan klub dengan klub. Beberapa negara masih mengizinkan keterlibatan pihak ketiga, tapi kami akan menjatuhkan sanksi pada deal yang tak sesuai kriteria," tegas seorang jurubicara Premier League.(jpnn)