METRO BAUBAU
BAUBAU-Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menyumbang Rp 15 juta untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas. Bantuan Tersebut diberikan langsung Walikota Baubau, MZ Amirul Tamim.
BUTON RAYA
PASARWAJO-Tahun ini Program Farmer Empowerment Through Agricultural Technology and Information (FEATI) atau Program Pemberdayaan Petani Melalui Teknologi dan Informasi di Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Buton,
Website Fajar
EKONOMI & BISNIS
Baubau-Ereke Masih Putus
BURANGA-Meski kondisi jalan Maligano-Ereke rusak parah, namun akses tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Hal ini telah dibuktikan oleh Nurli, warga Kabupaten Muna yang memilih jalur darat ke Ereke menggunakan sepeda motornya, Minggu (29/8).
Website Fajar
OPINI
(Suatu Kebutuhan atau Keinginan)
Oleh : La Ode Muh Anzal Dalam media ini juga edisi (Juma’t 30 Juli 2010) kepala dinas kesehatan Kabupaten Wakatobi telah mengangkat 81 tenaga honor dengan kualifikasi tamatan SMU/sederajat untuk dimagangkan
IKLAN / SIRKULASI
Jalan : Teuku Umar No.3 Baubau
Telp : (0420)2826686
Faks : (0420)2826556
  HALAMAN UTAMA
Kamis, 29 Jul 2010, | 100
La Tahura Diabadikan jadi Dua Nama Spesies Rotan
Lima Negara akan Kunjungi Labundo-bundo
BAUBAU-Sedikitnya 50 pelajar dan mahasiswa dari lima negara akan melakukan penelitian satwa dan tumbuhan langka dilindungi di kawasan Hutan Labundo-Bundo, Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton dan Lambusango di Kecamatan Lasalimu. Para pelajar dan mahasiswa tersebut di antaranya berasal dari Inggris, Jerman, India, Korea dan China. Hal ini diungkapkan salah seorang peneliti warga Labundo-Bundo, La Taruha.

Menurut La Taruha, dijadwalkan para kelompok peneliti tersebut tiba Kamis besok (29/7). Sesuai agenda di Tahun 2010 ini akan ada tujuh tahapan penelitian atau tujuh kelompok peneliti dari beberapa negara yang akan datang meneliti di Labundo-bundo dan Lambusango. Sementara para pelajar dan mahasiswa yang akan tiba ini merupakan tahapan ke-5 atau kelompok ke-5 sejak awal 2010 ini.

"Para pelajar dan mahasiswa dari beberapa negara ke Labundo-bundo melakukan penelitian berbagai jenis hewan dan tumbuhan langka yang hanya ada di pulau Buton dan khusus Labundo-bundo dan hutan Lambusango. Sesuai pengalaman, para pelajar ini sangat memahami jenis hewan dan tumbuhan yang dilindungi sehingga selama di lapangan mereka sangat hati-hati terhadap jenis hewan dan tumbuhan tersebut," terang La Taruha saat ditemui di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buton, kemarin.

Aneka hewan dan tumbuhan yang diteliti kata La Taruha yakni, berbagai jenis burung serta tumbuhan seperti pohon Wola, rotan dan berbagai jenis tumbuhan langka dan dilindungi. Kedatangan para peneliti tersebut, nama La Taruha turut diabadikan sebagai nama jenis rotan yang ditemukannya pada 2003 silam, seperti rotan tanpa duri La Taruha dan Rotan Merah La Taruha. Hal ini menambah khazana jenis rotan yang sebelum ada 14 jenis kini menjadi 16 jenis. "Babi, biawak dan kus-kus, tiga jenis hewan ini tidak masuk dalam daftar hewan yang akan diteliti," tambahnya.

La Taruha juga mengaku, seperti kunjungan sebelumnya, para kelompok pelajar dan mahasiswa sebelum menjalankan tugasnya untuk meneleti di kawasan hutan lindung Labundo-bundo dan Lambu Sango terlebih dahulu mereka mendapatkan arahan dari La Taruha terkait kondisi alam dan medan yang menjadi sasaran penelitian.

Lebih lanjut kata La Taruha, sebelum tim peneliti dari kalangan pelajar dan mahasiswa mancanegara tersebut Desa Labundo-bundo dan Lambusango juga telah dikunjungi pihak Bank Dunia. Kunjungan-kunjungan tersebut telah memberikana kontribusi besar bagi masyarakat Desa Labundo-bundo. (p5)