METRO BAUBAU
BAUBAU-Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menyumbang Rp 15 juta untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas. Bantuan Tersebut diberikan langsung Walikota Baubau, MZ Amirul Tamim.
BUTON RAYA
PASARWAJO-Tahun ini Program Farmer Empowerment Through Agricultural Technology and Information (FEATI) atau Program Pemberdayaan Petani Melalui Teknologi dan Informasi di Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Buton,
Website Fajar
EKONOMI & BISNIS
Baubau-Ereke Masih Putus
BURANGA-Meski kondisi jalan Maligano-Ereke rusak parah, namun akses tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Hal ini telah dibuktikan oleh Nurli, warga Kabupaten Muna yang memilih jalur darat ke Ereke menggunakan sepeda motornya, Minggu (29/8).
Website Fajar
OPINI
(Suatu Kebutuhan atau Keinginan)
Oleh : La Ode Muh Anzal Dalam media ini juga edisi (Juma’t 30 Juli 2010) kepala dinas kesehatan Kabupaten Wakatobi telah mengangkat 81 tenaga honor dengan kualifikasi tamatan SMU/sederajat untuk dimagangkan
IKLAN / SIRKULASI
Jalan : Teuku Umar No.3 Baubau
Telp : (0420)2826686
Faks : (0420)2826556
  OLAHRAGA
Senin, 08 Feb 2010, | 43
Dokter: Cabanas Bisa ke Afsel
MEXICO CITY - Semangat hidup bintang timnas Paraguay, Salvador Cabanas, patut diacungi empat jempol. Meski ada peluru bersarang di kepalanya, striker Club America berusia 29 tahun itu, bertekad hendak tetap membela negaranya dalam Piala Dunia (PD) 2010 di Afrika Selatan (Afsel), pada 11 Juni-11 Juli mendatang.

Sebagaimana diberitakan, Cabanas mengalami percobaan perampokan di sebuah bar di Mexico City, Meksiko, 25 Januari lalu. Karena melawan, salah satu pelaku menembaknya tepat di kepala. Ketika dibawa ke rumah sakit, kondisinya sangat kritis, dan dokter bilang kemungkinan dia bertahan hidup hanya 20 persen.

Namun ternyata, kondisinya membaik secara pesat. Akhir pekan lalu, dia sudah sadar dan bisa bicara. Nah, kata-kata pertama yang diucapkan Cabanas adalah keinginan untuk berangkat ke Afsel. "Ketika kami sedang menunggui dia di kamarnya, dia bilang pada saya, 'Ayah, saya akan main di PD.' Saya tidak bisa bicara apa-apa," tutur Dionidio, ayah Cabanas, kepada Ultima Hora.

Melihat kondisinya sekarang, mewujudkan tekad itu mungkin sangat sulit. Kerusakan di otak telah menyebabkan komplikasi gangguan di beberapa fungsi tubuh lainnya. Tim dokter bahkan menengarai kemungkinan Cabanas terkena amnesia. Kepala tim medis timnas Paraguay, Aldo Martinez, dengan jujur mengatakan bahwa mereka tidak bisa memprediksi kelanjutan karir sepakbolanya.

Tapi bagaimanapun juga, semangat Cabanas untuk segera sembuh dan bermain di Afsel mendapat dukungan penuh dari klub dan dokter. "Dia sudah menyebut-nyebut soal Piala Dunia. Dia sudah ingin segera latihan di lapangan. Itu bagus, karena dengan begitu dia akan lebih termotivasi untuk pulih," kata Presiden (klub) America, Michel Bauer, kepada Televisa.

Berbeda dengan Martinez, dokter keluarga Cabanas justru optimistis dengan peluang Cabanas main di PD. Menurutnya, saat ini kondisi eks striker Chiapas tersebut maju pesat. Ditambah dengan semangat hidup yang tinggi, dia bisa sembuh tepat sebelum Paraguay bertolak ke Afsel.

"Perkembangannya termasuk sangat cepat. Dengan kehebatan tim dokter RS, ditambah dengan motivasi besarnya, kondisinya (akan) semakin membaik. Dia punya peluang untuk pulih tepat waktu, sebelum PD," yakin Celso Fretes, dokter pribadi Cabanas, seperti dikutip Reuters.

"Saya sudah bilang ke federasi sepakbola Paraguay, untuk tidak mencoret Cabanas dari skuad Paraguay yang akan dibawa ke Afsel. Dia harus tetap masuk daftar," kata Fretes. "Memang saat ini kemungkinannya kecil. Tapi kita harus memberinya kesempatan memulihkan diri dalam dua atau tiga bulan ke depan. Baru saat itu kita mengevaluasi perkembangannya," pungkas Fretes. (jpnn)